medianew.id adalah informasi media terbaru yang di sediakan oleh NAGASPIN99. Lapor ratusan ular berbisa berkeliaran di area kota Hengzhou, China, Setelah terkena banjir besar yang merusak pusat penagkaran reptil berbisa. Sebagian besar ular yang lepas di ketahui merupakan ular paling berbisa, sehingga membuat warga setempat merasa khawatir. Banjir ini di sebabkan topan Wipha itu yang mengakibatkan korban jiwa sekitar 39 orang di laporkan meninggal dunia akibat bencana alam ini.
Warga Diminta Tetap Waspada
Selain menyebabkan kerusakan, banjir besar ini juga memicu insiden terkena gigitan ular berbisa. Seorang wanita di laporkan meninggal dunia pada saat terkena gigitan ular saat membersihkan rumahnya usai banjir menyurut. Berbagai warga lainnya juga menjadi korban gigitan ular berbisa ini.
Video yang beredar di media sosial menampilkan berbagai ular berbisa berenang di jalanan yang masih tergenang banjir. Melihat kondisi tersebut, pemerintah langsung mengimbau semua masyarakat agar lebih berhati-hati dan menghindari lokasi yang berpeluang menjadi tempat persembunyian ular cobra.
Riburan Ular Berhasil Di Tangkap
Pemerintah setempat kemudian mengerahkan tim khusus agar bisa menangkap ular-ular yang sedang berkeliaran di area tersebut. Dalam dua hari saja, Petugas berhasil mendapatkan ular lebih dari 2.000-3.000 ekor ular.
Menurut petugas, setelah terkena banjir ular biasa mencari tempat yang lebih tinggi dan kering agar bisa berlindung. Oleh karena itu, warga di minta agar cepat melapor jika menemukan ular agar bisa di tangani oleh tim yang sudah profesional.
Hewan Lain Juga Ikut Lepas
Banjir ini tidak hanya membuat ular terlepas dari penangkaran saja, tetapi juga terdapat sejumlah hewan peliharaan seperti babi, kuda, poni, dan keledai yang juga melaporkan lepas dari kandangnya akibat banjir terjadi.
Pemerintah berkata agar semua masyarakat untuk tetap berhati-hati karena hewan-hewan yang ketakutan memiliki potensi untuk bertindak secara agresif. Warga di minta untuk menghindari kontak langsung dan segera melapor kepada pihak berwajib kalau melihat hewan yang sedang berkeliaran
Baca Juga: Gamelan Bali Memukau San Francisco, Budaya Indonesia Bersinar